Kids

Kids

Welcome to my stories..

Sweet, hate, crying, laugh, smile... angry..
Just tell me...
Love just for everybody who love each other

Inspiring me very much

Hidup ini adalah serangkaian masalah : Bila saat ini kita sedang bergumul dengan sebuah masalah, sebenarnya kita baru saja keluar dari suatu masalah, atau kita sedang bersiap bertemu masalah yang baru. Allah lebih tertarik membuat hidup kita Kudus ketimbang membuat hidup kita bahagia
Showing posts with label Kamus dan Literatureku. Show all posts
Showing posts with label Kamus dan Literatureku. Show all posts

Tuesday, March 30, 2010

AL MASIH : KESAKSIANNYA MENURUT SEJARAH

POstingan iek...
 Apa yang kita dapat dan baca...  doa  mohon pencerahan agar kita dapat menterjemahakannya dengan akal pikiran kita  Gbu all

AL MASIH : KESAKSIANNYA MENURUT SEJARAH  SIFAT DAN KEKUASAANNYA

Isa Al Masih, Kelahiran seorang Perawan

Isa Al Masih, Orang yang Tidak Berdosa

Isa Al Masih, yang Diberkati

Sebagai Manusia yang Memberi Petunjuk yang Jelas

Kemampuannya Mengetahui yang Ghaib

Kemampuannya Melakukan Mujizat

Kemampuannya untuk Mencipta

Kemampuannya untuk Menghidupkan yang Mati

Apa itu Okultisme

POstingan iek...
APAKAH OKULTISME?


THE TIME THAT GOD ALLOWS US IS ALWAYS ENOUGH FOR THE WORK THAT HE ALLOTS US

Menurut Wikipedia:
Okultisme adalah kepercayaan terhadap hal-hal supranatural seperti ilmu sihir. Kata "okultisme" merupakan terjemahan dari bahasa Inggris, occultism. Kata dasarnya, occult, berasal dari bahasa Latin occultus ('rahasia') dan occulere ('tersembunyi'), yang merujuk kepada 'pengetahuan yang rahasia dan tersembunyi' atau sering disalah-artikan oleh masyarakat umum sebagai 'pengetahuan supranatural'.
Okultisme yang sebenarnya adalah bukanlah hanya sihir dan lebih tepatnya bukanlah supranatural, karena pada dasarnya okultisme adalah ilmu yang alami. Okultisme adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan tersembunyi yang terdapat dalam alam semesta, pada diri dan lingkungan kita. Tujuan akhirnya bagi praktisi okultisme adalah pemahaman dan pengertian yang sebenarnya tentang diri sendiri yang lebih tinggi yang kemudian akan menghasilkan pencerahan dan kebijaksanaan yang akhirnya akan mendekatkan diri pada sang pencipta.
Lebihlah mudah untuk mempelajari trik, ilusi, ilmu, dan metode yang menggunakan teknik memanipulasi energi yang ada pada alam, berbagai pengaruh yang bervibrasi rendah, kekuatan yang ada pada emosi manusia, energi yang kasat mata, yang dipahami, dipelajari dan kemudian dimanipulasi. Tetapi hal ini merupakan ilmu hitam (black magic) yang motivasinya sering berdasarkan kepentingan sang individu yang menyalahgunakan ilmu ini.
Okultisme seperti berbagai ilmu pengetahuan lainnya merupakan pengetahuan yang bersifat netral yang tidak memihak. Hanya motivasi sang praktisilah yang akan menentukan hasil akhir dari praktek dari pengetahuan ini.

Friday, May 15, 2009

Karakter ku yang mana yaa...

POstingan iek...

KOLERIS pada umumnya mempunyai:
KEKUATAN:* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target* Bebas dan mandiri* Berani menghadapi tantangan dan masalah* "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas* Membuat dan menentukan tujuan* Terdorong oleh tantangan dan tantangan* Tidak begitu perlu teman* Mau memimpin dan mengorganisasi* Biasanya benar dan punya visi ke depan* Unggul dalam keadaan darurat
KELEMAHAN:* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)* Senang memerintah* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai* Menyukai kontroversi dan pertengkaran* Terlalu kaku dan kuat/ keras* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci* Sering membuat keputusan tergesa-gesa* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan* Workaholics (kerja adalah "tuhan"-nya)* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf* Mungkin selalu benar tetapi tidak populerkalau

MELANKOLIS:
KEKUATAN:* Analitis, mendalam, dan penuh pikiran* Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)* Sensitif* Mau mengorbankan diri dan idealis* Standar tinggi dan perfeksionis* Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)* Hemat* Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif)* Kalau sudah mulai, dituntaskan.* Berteman dengan hati-hati.* Puas di belakang layar, menghindari perhatian.* Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi* Sangat memperhatikan orang lain
KELEMAHAN:* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)* Mengingat yang negatif & pendendam* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah* Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan* Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah* Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)* Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan* Hidup berdasarkan definisi* Sulit bersosialisasi* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)* Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)* Memerlukan persetujuankalau

PLEGMATIS:
KEKUATAN:* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi* Penengah masalah yg baik* Cenderung berusaha menemukan cara termudah* Baik di bawah tekanan* Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan* Rasa humor yg tajam* Senang melihat dan mengawasi* Berbelaskasihan dan peduli* Mudah diajak rukun dan damai
KELEMAHAN:* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru* Takut dan khawatir* Menghindari konflik dan tanggung jawab* Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)* Terlalu pemalu dan pendiam* Humor kering dan mengejek (Sarkatis)* Kurang berorientasi pada tujuan* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri* Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat* Tidak senang didesak-desak* Menunda-nunda / menggantungkan masalah.kalau

SANGUINIS:
KEKUATAN:* Suka bicara* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif* Antusias dan ekspresif* Ceria dan penuh rasa ingin tahu* Hidup di masa sekarang* Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)* Berhati tulus dan kekanak-kanakan* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)* Umumnya hebat di permukaan* Mudah berteman dan menyukai orang lain* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian* Menyenangkan dan dicemburui orang lain* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)* Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan* Menyukai hal-hal yang spontan
KELEMAHAN:* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)* Membesar-besarkan suatu hal / kejadian* Susah untuk diam* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele* RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)* Mudah berubah-ubah* Susah datang tepat waktu jam kantor* Prioritas kegiatan kacau* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas* Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya* Egoistis* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama* Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".

Tuesday, August 26, 2008

Alat alat survey






Alat-alat survey yang dipergunakan dalam pemetaan gua yang menggunakan pengaruh medan magnetik. Dibawah ini adalah alat-alat dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk pemetaan gua secara magnetik yang biasa dipergunakan dalam survai dan pemetaan gua.
1. Pita ukur
Untuk Grade 5 dan di atasnya, pita ukur yang dipergunakan adalah yang terbuat dari bahan fibber. Ketelitian yang dapat dicapai adalah sampai dalam satuan centimeter. Pergunakan pita ukur yang memiliki panjang maksimal 30 meter. Karena, pengukuran lorong yang memiliki panjang lebih dari 50 meter, akan terjadi lengkungan pada pita ukur karena berat pita sendiri. Sehingga terjadi kesalahan pengukuran bila tetap dipergunakan.
Gambar Pita Ukur2. KompasMengukur besarnya azimuth (besar sudut) arah lorong terhadap arah Utara 0º.
Gambar Compass merek Suunto yang biasa dipergunakan, Penggunaan Kompas
3. ClinometerMengukur sudut kemiringan terhadap bidang datar.
Gambar Clino










Gambar Kompas dan Clino tandem












Alat pengukur sudut vertikal lain yang bisa dipergunakan misalnya adalah Abney level
Gambar Abney Level4. TopofilAlat ini pada prinsipnya mempunyai fungsi yang sama dengan pita ukur. Alat ini ditambahkan dengan kompas di dalamnya. Namun saat ini perkembangan peralatan ini sudah maju dengan berbagai desain yang menguntungkan dalam pemakaian. Topofil bekerja atas dasar roda yang berputar menggerakkan revolution counter dalam satuan centimeter. Berputarnya roda tersebut karena benang yang dililitkan pada roda tersebut dan ditarik pada antar stasiun. Beberapa merek topofil : Topofil TSA, Topofil Dressler, Topofil Vulcain.Alat ukur lain dengan menggunakan telemetri (ultrasonic rangefinder). Namun alat ini jarang sekali dipakai. Kerja terbaik alat ini pada jarak yang relatif pendek (< href="http://www.subterra.or.id/dat/koment.php?id=23_0_1_7_C2">Survai Leap Frog Methode
Gambar Worksheet Untuk Skets
6. PensilPenggunaan pensil sebagai alat tulis untuk mencatat rekaman data sangat efektif. Kondisi dalam gua yang paling buruk, sangat sedikit pengaruhnya terhadap pensil, dibandingkan dengan alat tulis lainnya. Untuk itu work sheet juga dipakai bahan yang dapat ditulis dengan pensil.7. PenghapusUntuk menghapus kesalahan penulisan yang terjadi pada saat pencatatan di Work Sheet atau pencatatan detail.8. Lampu senterPembacaan kompas dan clinometer membutuhkan penerangan. Untuk itu lampu senter yang dipakai sebagai alat penerangan, berdiri sendiri, tidak diperhitungkan sebagai alat penerangan penelusuran. Usahakan memakai senter yang tidak terbuat dari bahan logam. Dan ketika menggunakan senter untuk menerangi kompas, jangan terlalu dekat sehingga dapat mempengaruhi medan magnetik kompas.

Perlengakapn dasar pendakian

A. Perlengkapan Jalan (untuk medan gunung hutan)
  1. SepatuMempunyai kegunaan sesuai dengan kebutuhan perjalanan. Sesuai dengan bentuk dan ukuran kaki Harus kuat untuk pemakaian yang berat Untuk medan gunung hutan diperlukan sepatu :Melindungi telapak kaki sampai mata kaki Kulit tebal, tidak mudah sobek Lunak bagian dalam, masih memberikan ruang bagi gerak kaki Keras bagian depannya, untuk melindungi jari kaki (tidak dianjurkan memakai sepatu pekerja tambang, yang bagian depan sepatu sangat keras karena dilapisi dengan besi, selain berat juga akan merusak jari kaki jika ada perubahan suhu)Bentuk sol bawahnya harus dapat menggigit tanah ke segala arah dan cukup kuat. Ada lubang ventilasi, yang bersekat halus sehingga air dan udara lewat untuk pernafasan kulit telapak kaki.
  2. Kaus KakiYang perlu diperhatikan : menyerap keringat. Gunanya :Melindungi kulit kaki dari pergesekan dengan kulit sepatu. Menjaga agar kulit kita tetap dapat bernafas. Menjaga agar kaki tetap hangat pada daerah yang dingin.
  3. Celana JalanYang perlu diperhatikan :Kuat, lembut Ringan Tidak mengganggu gerakan kaki, jahitannya cukup longgar Praktis Terbuat dari bahan yang menyerap keringat Mudah kering, bila basah tidak menambah beratBahan celana yang terbuat dari katun cukup baik, tidak terlalu tebal, tahan duri, mudah kering.
  4. Baju JalanYang perlu diperhatikan :Melindungi tubuh dari kondisi seikitar Kuat Ringan Tidak mengganggu pergerakan Terbuat dari bahan yang menyerap keringat Praktis Mudah kering
  5. Topi LapanganYang perlu diperhatikan :Melindungi kepala dari kemungkinan akibat duri Melindungi kepala dari hujan, terutama kepala bagian belakang. Harus kuat dan tidak mudah robek, untuk medan gunung hutan dianjurkan memakai topi rimba atau semacam topi Jepang.
  6. Ikat PinggangPilihlah yang terbuat dari bahan yang kuat, dengan kepala yang tidak terlalu besar tetapi teguh. Selain menjaga agar celana tidak kendur, juga untuk meletakan alat-alat yang perlu cepat dijangkau seperti pisau pinggang, tempat air minum, tempat alat-alat P3K, dll.
  7. Ransel / CarrierRingan, Sejauh mungkin tidak merupakan tambahan beban yang berlebihan, terbuat dari bahan yang water proof.Kuat, harus mampu membawa beban dengan aman, berdaya tahan tinggi, tidak mudah robek, jahitannya tidak mudah lepas, zippernya cukup kokoh, dsb.Nyaman dipakai, dianjurkan agar memakai ransel yang mempunyai rangka, agar berat beban merata dan seimbang. Selain itu juga membuat kenyamanan karena adanya ventilasi antara tubuh/punggung dengan ransel.Praktis, kantung-kantung tambahan serta pembagian ruangan akan memudahkan untuk mengambil barang-barang tertentu.
  8. Peralatan navigasi- Kompas, peta, penggaris segitiga, busur derajat, pensil, dll.
  9. Lampu SenterDengan bola lampu dan baterai cadangan
  10. Peluit
  11. PisauPisau saku serbaguna (multi blade) seperti Victorinox Pisau pinggang Golok tebas

B. Peralatan Tidur

  1. Satu set pakaian tidur Kaus kaki untuk tidur Sleeping bag Matras Tenda/ponco/flysheet untuk bivak

C. Perlengkapan Masak dan MakanAlat-alat makan Alat pembuat api (lilin, spirtus, dll) Kantung air / tempat air

Menyusun perlengkapan kedalam Ransel/carrier (Packing)Nyaman, efisien, selain secara langsung ditentukan oleh desain ransel, juga banyak dipengaruhi cara menyusun barang (packing) kedalam ransel.

Tempatkanlah barang-barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan. Barang-barang yang relatif lebih ringan (sleeping bag, pakaian tidur) ditempatkan dibagian bawah.

Letakkan barang yang sewaktu-waktu diperlukan diletakkan dibagian atas atau diletakkan dikantung-kantung luar ransel (ponco, P3K, kamera, dll).

Kelompokan barang-barang dan masukkan kedalam kantung-kantung plastik yang tidak tembus air, terutama pakaian tidur / cadangan, pakaian dalam, buku-buku, dll.

Perencanaan PerbekalanDalam perencanaan perjalanan, perencanaan perbekalan merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian khusus.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan :

Lamanya perjalanan yang akan dilakukan Aktifitas apa saja yang akan dilakukan Keadaaan medan yang akan dihadapi (terjal, sering hujan, dsb) Sehubungan dengan keadaan diatas, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam merencanakan perjalanan:

a. Cukup mengandung kalori dan mempunyai komposisi gizi yang memadai.

b. Terlindung dari kerusakan, tahan lama, dan mudah menanganinya.

c. Sebaiknya makanan yang siap saji atau tidak perlu dimasak terlalu lama, irit air dan bahan bakar.

d. Ringan, mudah didapate. Murah

Untuk dapat merencanakan komposisi bahan makanan agar sesuai dengan syarat-syarat diatas, kita dapat mengkajinya dengan langkah-langkah berikut :Dengan informasi yang cukup lengkap, perkirakan kondisi medan, aktifitas tubuh yang perlukan, dan lamanya waktu. Perhitungkan jumlah kalori yang diperlukan.Susun daftar makanan yang memenuhi syarat diatas, kemudian kelompokan menurut komposisi dominan. Hidrat arang, ptotein, lemak, hitung masing-masing kalori totalnya (setelah siap dimakan).Perhitungan untuk vitamin dan mineral dapat dilakukan terakhir, dan apabila ada kekurangan dapat ditambah tablet vitamin dan mineral secukupnya.

Catatan :

Kandungan kalori : hidrat arang 4 kal/gr lemak 9 kal/gr protein 4 kal/gr Kalori paling cepat didapat dari : 1. Hidrat arang2. lemak3. proteinKebutuhan kalori per 100 pounds berat badan (sekitar 45 kg)1 Metabolisme basal 1100 kalori 2 Aktifitas tubuh : Jalan Kaki 2 mil/jam 45 kal/jam 3 mil/jam 90 kal/jam 4 mil/jam 160 kal/jam Memotong kayu/tebas 260 kal/jam Makan 20 kal/jam Duduk (diam) 20 kal/jam Bongkar pasang ransel, buat camp 50 kal/jam Menggigil 220 kal/jam 3 Aktifitas dinamis khusus = 6 - 8 % dari 1 dan 2 4 Total kalori yang dibutuhkan = 1 + 2 + 3 Jenis Bahan Makanan dan Macam MakananSumber kalori dari hidrat arang tiap 100 gramBeras giling 360 kal Nasi 178 kal Havermout 390 kal Kentang 90 kal Singkong 140 kal Macaroni 363 kal Maizena 343 kal Roti 248 kal Tape singkong 173 kal Gaplek 363 kal Biskuit 458 kal Sagu 353 kal Terigu 365 kal Ubi 123 kal Gula pasir 364 kal Gula aren 368 kal Madu 294 kal Coklat pahit 504 kal Coklat manis 472 kal Coklat susu 381 kal Sumber Protein (tiap 100 gram)Tempe 119 kla Kacang tanah rebus dengan kulit 360 kal Telur ayam 162 kal Telur bebek 189 kal Sumber protein dan lemak (tiap 100 gram)Corned 241 kal Daging asap 191 kal Dendeng 433 kal Sardens 338 kal Menu makanan satu hari :Mie 1.5 gelas 335 kal Susu kental manis ½ gelas 336 kal Dodol ½ ons 200 kal Coklat 1 ons 472 kal Nasi 2 ons 360 kal Roti 1 ons 248 kal Biscuit 1 ons 458 kal Corned ½ ons 120 kal Dendeng 1 ons 433 kal TOTAL 2962 kal

Navigasi darat




Navigasi darat adalah ilmu praktis.


Kemampuan bernavigasi dapat terasah jika sering berlatih. Pemahaman teori dan konsep hanyalah faktor yang membantu, dan tidak menjamin jika mengetahui teorinya secara lengkap, maka kemampuan navigasinya menjadi tinggi. Bahkan seorang jago navigasi yang tidak pernah berlatih dalam jangka waktu lama, dapat mengurangi kepekaannya dalam menerjemahkan tanda-tanda di peta ke medan sebenarnya, atau menerjemahkan tanda-tanda medan ke dalam peta. Untuk itu, latihan sesering mungkin akan membantu kita untuk dapat mengasah kepekaan, dan pada akhirnya navigasi darat yang telah kita pelajari menjadi bermanfaat untuk kita, dan tanah air Peta Peta adalah penggambaran dua dimensi (pada bidang datar) dari sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang dilihat dari atas, kemudian diperbesar atau diperkecil dengan perbandingan tertentu. Dalam navigasi darat digunakan peta topografi. Peta ini memetakan tempat-tempat dipermukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis kontur.




Beberapa unsur yang bisa dilihat dalam peta :


• Judul peta; biasanya terdapat di atas, menunjukkan letak peta


• Nomor peta; selain sebagai nomor registrasi dari badan pembuat, kita bisa menggunakannya sebagai petunjuk jika kelak kita akan mencari sebuah peta


• Koordinat peta; penjelasannya dapat dilihat dalam sub berikutnya


• Kontur; adalah merupakan garis khayal yang menghubungkan titik titik yang berketinggian sama diatas permukaan laut.


• Skala peta; adalah perbandingan antara jarak peta dan jarak horizontal dilapangan. Ada dua macam skala yakni skala angka (ditunjukkan dalam angka, misalkan 1:25.000, satu senti dipeta sama dengan 25.000 cm atau 250 meter di keadaan yang sebenarnya), dan skala garis (biasanya di peta skala garis berada dibawah skala angka).


• Legenda peta, adalah simbol-simbol yang dipakai dalam peta tersebut, dibuat untuk memudahkan pembaca menganalisa peta.




Di Indonesia, peta yang lazim digunakan adalah peta keluaran Direktorat Geologi Bandung, lalu peta dari Jawatan Topologi, yang sering disebut sebagai peta AMS (American Map Service) dibuat oleh Amerika dan rata-rata dikeluarkan pada tahun 1960. Peta AMS biasanya berskala 1:50.000 dengan interval kontur (jarak antar kontur) 25 m. Selain itu ada peta keluaran Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional) yang lebih baru, dengan skala 1:50.000 atau 1:25.000 (dengan interval kontur 12,5m). Peta keluaran Bakosurtanal biasanya berwarna. Koordinat Peta Topografi selalu dibagi dalam kotak-kotak untuk membantu menentukan posisi dipeta dalam hitungan koordinat. Koordinat adalah kedudukan suatu titik pada peta. Secara teori, koordinat merupakan titik pertemuan antara absis dan ordinat. Koordinat ditentukan dengan menggunakan sistem sumbu, yakni perpotongan antara garis-garis yang tegak lurus satu sama lain.


Sistem koordinat yang resmi dipakai ada dua macam yaitu :

1. Koordinat Geografis (Geographical Coordinate) Sumbu yang digunakan adalah garis bujur (bujur barat dan bujur timur) yang tegak lurus dengan garis khatulistiwa, dan garis lintang (lintang utara dan lintang selatan) yang sejajar dengan garis khatulistiwa. Koordinat geografis dinyatakan dalam satuan derajat, menit dan detik. Pada peta Bakosurtanal, biasanya menggunakan koordinat geografis sebagai koordinat utama. Pada peta ini, satu kotak (atau sering disebut satu karvak) lebarnya adalah 3.7 cm. Pada skala 1:25.000, satu karvak sama dengan 30 detik (30), dan pada peta skala 1:50.000, satu karvak sama dengan 1 menit (60).


2. Koordinat Grid (Grid Coordinate atau UTM) Dalam koordinat grid, kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak setiap titik acuan. Untuk wilayah Indonesia, titik acuan berada disebelah barat Jakarta (60 LU, 980 BT). Garis vertikal diberi nomor urut dari selatan ke utara, sedangkan horizontal dari barat ke timur. Sistem koordinat mengenal penomoran 4 angka, 6 angka dan 8 angka. Pada peta AMS, biasanya menggunakan koordinat grid. Satu karvak sebanding dengan 2 cm. Karena itu untuk penentuan koordinat koordinat grid 4 angka, dapat langsung ditentukan. Penentuan koordinat grid 6 angka, satu karvak dibagi terlebih dahulu menjadi 10 bagian (per 2 mm). Sedangkan penentuan koordinat grid 8 angka dibagi menjadi sepuluh bagian (per 1mm).

Analisa Peta Salah satu faktor yang sangat penting dalam navigasi darat adalah analisa peta.


Dengan satu peta, kita diharapkan dapat memperoleh informasi sebanyak-banyaknya tentang keadaan medan sebenarnya, meskipun kita belum pernah mendatangi daerah di peta tersebut. 1. Unsur dasar peta Untuk dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya, pertama kali kita harus cek informasi dasar di peta tersebut, seperti judul peta, tahun peta itu dibuat, legenda peta dan sebagainya. Disamping itu juga bisa dianalisa ketinggian suatu titik (berdasarkan pemahaman tentang kontur), sehingga bisa diperkirakan cuaca, dan vegetasinya.
2. Mengenal tanda medan Disamping tanda pengenal yang terdapat dalam legenda peta, kita dapat menganalisa peta topografi berdasarkan bentuk kontur.

Beberapa ciri kontur yang perlu dipahami sebelum menganalisa tanda medan :
• Antara garis kontur satu dengan yang lainnya tidak pernah saling berpotongan
• Garis yang berketinggian lebih rendah selalu mengelilingi garis yang berketinggian lebih tinggi, kecuali diberi keterangan secara khusus, misalnya kawah
• Beda ketinggian antar kontur adalah tetap meskipun kerapatan berubah-ubah Daerah datar mempunyai kontur jarang-jarang sedangkan daerah terjal mempunyai kontur rapat.

Beberapa tanda medan yang dapat dikenal dalam peta topografi:
a. Puncak bukit atau gunung biasanya berbentuk lingkaran kecil, tertelak ditengah-tengah lingkaran kontur lainnya.
b. Punggungan terlihat sebagai rangkaian kontur berbentuk U yang ujungnya melengkung menjauhi puncak
c. Lembahan terlihat sebagai rangkaian kontur berbentuk V yang ujungnya tajam menjorok kepuncak. Kontur lembahan biasanya rapat.
d. Saddle, daerah rendah dan sempit diantara dua ketinggian
e. Pass, merupakan celah memanjang yang membelah suatu ketinggian
f. Sungai, terlihat dipeta sebagai garis yang memotong rangkaian kontur, biasanya ada di lembahan, dan namanya tertera mengikuti alur sungai. Dalam membaca alur sungai ini harap diperhatikan lembahan curam, kelokan-kelokan dan arah aliran.
g. Bila peta daerah pantai, muara sungai merupakan tanda medan yang sangat jelas, begitu pula pulau-pulau kecil, tanjung dan teluk Pengertian akan tanda medan ini mutlak diperlukan, sebagai asumsi awal dalam menyusun perencanaan perjalanan.




Kompas adalah alat penunjuk arah, dan karena sifat magnetnya, jarumnya akan selalu menunjuk arah utara selatan (meskipun utara yang dimaksud disini bukan utara yang sebenarnya, tapi utara magnetis).


Secara fisik, kompas terdiri dari :
1. Badan, tempat komponen lainnya berada
2. Jarum, selalu menunjuk arah utara selatan, dengan catatan tidak dekat dengan megnet lain/tidak dipengaruhi medan magnet, dan pergerakan jarum tidak terganggu/peta dalam posisi horizontal.
3. Skala penunjuk, merupakan pembagian derajat sistem mata angin. Jenis kompas yang biasa digunakan dalam navigasi darat ada dua macam yakni kompas bidik (misal kompas prisma) dan kompas orienteering (misal kompas silva, suunto dll).


Untuk membidik suatu titik, kompas bidik jika digunakan secara benar lebih akurat dari kompas silva. Namun untuk pergerakan dan kemudahan ploting peta, kompas orienteering lebih handal dan efisien. Dalam memilih kompas, harus berdasarkan penggunaannya. Namun secara umum, kompas yang baik adalah kompas yang jarumnya dapat menunjukkan arah utara secara konsisten dan tidak bergoyang-goyang dalam waktu lama.


Bahan dari badan kompas pun perlu diperhatikan harus dari bahan yang kuat/tahan banting mengingat kompas merupakan salah satu unsur vital dalam navigasi darat Orientasi Peta Orientasi peta adalah menyamakan kedudukan peta dengan medan sebenarnya ( atau dengan kata lain menyamakan utara peta dengan utara sebenarnya).


Sebelum anda mulai orientasi peta, usahakan untuk mengenal dulu tanda-tanda medan sekitar yang menyolok dan posisinya di peta. Hal ini dapat dilakukan dengan pencocokan nama puncakan, nama sungai, desa dll. Jadi minimal anda tahu secara kasar posisi anda dimana. Orientasi peta ini hanya berfungsi untuk meyakinkan anda bahwa perkiraan posisi anda dipeta adalah benar.


Langkah-langkah orientasi peta:
1. Usahakan untuk mencari tempat yang berpemandangan terbuka agar dapat melihat tanda-tanda medan yang menyolok.
2. Siapkan kompas dan peta anda, letakkan pada bidang datar
3. Utarakan peta, dengan berpatokan pada kompas, sehingga arah peta sesuai dengan arah medan sebenarnya
4. Cari tanda-tanda medan yang paling menonjol disekitar anda, dan temukan tanda-tanda medan tersebut di peta. Lakukan hal ini untuk beberapa tanda medan
5. Ingat tanda-tanda itu, bentuknya dan tempatnya di medan yang sebenarnya. Ingat hal-hal khas dari tanda medan.

Jika anda sudah lakukan itu semua, maka anda sudah mempunyai perkiraan secara kasar, dimana posisi anda di peta. Untuk memastikan posisi anda secara akurat, dipakailah metode resection. Resection Prinsip resection adalah menentukan posisi kita dipeta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang dikenali.


Teknik ini paling tidak membutuhkan dua tanda medan yang terlihat jelas dan dapat dibidik (untuk latihan resection biasanya dilakukan dimedan terbuka seperti kebon teh misalnya, agar tanda medan yang ekstrim terlihat dengan jelas). Tidak setiap tanda medan harus dibidik, minimal dua, tapi posisinya sudah pasti.


Langkah-langkah melakukan resection:
1. Lakukan orientasi peta
2. Cari tanda medan yang mudah dikenali di lapangan dan di peta, minimal 2 buah
3. Dengan busur dan penggaris, buat salib sumbu pada tanda-tanda medan ersebut (untuk alat tulis paling ideal menggunakan pensil mekanik).
4. Bidik tanda-tanda medan tersebut dari posisi kita dengan menggunakan kompas bidik. Kompas orienteering dapat digunakan, namun kurang akurat.
5. Pindahkan sudut bidikan yang didapat ke peta dan hitung sudut pelurusnya. Lakukan ini pada setiap tanda medan yang dijadikan sebagai titik acuan.
6. Perpotongan garis yang ditarik dari sudut-sudut pelurus tersebut adalah posisi kita dipeta.


Intersection Prinsip intersection adalah menentukan posisi suatu titik (benda) di peta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang dikenali di lapangan. Intersection digunakan untuk mengetahui atau memastikan posisi suatu benda yang terlihat dilapangan tetapi sukar untuk dicapai. Sebelum intersection kita sudah harus yakin terlebih dahulu posisi kita dipeta. Biasanya sebelum intersection, kita sudah melakukan resection terlebih dahulu.


Langkah-langkah melakukan intersection adalah:
1. Lakukan orientasi peta
2. Lakukan resection untuk memastikan posisi kita di peta.
3. Bidik obyek yang kita amati
4. Pindahkan sudut yang didapat ke dalam peta
5. Bergerak ke posisi lain dan pastikan posisi tersebut di peta. Lakukan langkah 1-3 6. Perpotongan garis perpanjangan dari dua sudut yang didapat adalah posisi obyek yang dimaksud.


Azimuth - Back Azimuth Azimuth adalah sudut antara satu titik dengan arah utara dari seorang pengamat. Azimuth disebut juga sudut kompas.

Jika anda membidik sebuah tanda medan, dan memperolah sudutnya, maka sudut itu juga bisa dinamakan sebagai azimuth. Kebalikannya adalah back azimuth.

Dalam resection back azimuth diperoleh dengan cara:
a. Jika azimuth yang kita peroleh lebih dari 180º maka back azimuth sama dengan azimuth dikurangi 180º. Misal anda membidik tanda medan, diperoleh azimuth 200º. Back azimuthnya adalah 200º- 180º = 20º
b. Jika azimuth yang kita peroleh kurang dari 180º, maka back azimuthnya dama dengan 180º ditambah azimuth. Misalkan, dari bidikan terhadap sebuah puncak, seiperoleh azimuth 160º, maka back azimuthnya adalah 180º+160º = 340º Dengan mengetahui azimuth dan back azimuth ini, memudahkan kita untuk dapat melakukan ploting peta (penarikan garis lurus di peta berdasarkan sudut bidikan). Selain itu sudut kompas dan back azimuth ini dipakai dalam metode pergerakan sudut kompas (lurus/ man to man).


Prinsipnya membuat lintasan berada pada satu garis lurus dengan cara membidikaan kompas ke depan dan ke belakang pada jarak tertentu.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
• Titik awal dan titik akhir perjalanan di plot di peta, tarik garis lurus dan hitung sudut yang menjadi arah perjalanan (sudut kompas). Hitung pula sudut dari titik akhir ke titik awal. Sudut ini dinamakan back azimuth.
  • Perhatikan tanda medan yang menyolok pada titik awal perjalanan. Perhatikan tanda medan lain pada lintasan yang dilalui.
  • Bidikkan kompas seusai dengan arah perjalanan kita, dan tentukan tanda medan lain di ujung lintasan/titik bidik. Sudut bidikan ini dinamakan azimuth.
  • Pergi ke tanda medan di ujung lintasan, dan bidik kembali ke titik pertama tadi, untuk mengecek apakah arah perjalanan sudah sesuai dengan sudut kompas (back azimuth).
  • Sering terjadi tidak ada benda/tanda medan tertentu yang dapat dijadikan sebagai sasaran. Untuk itu dapat dibantu oleh seorang rekan sebagai tanda.
Sistem pergerakan semacam ini sering disebut sebagai sistem man to man. Merencanakan Jalur Lintasan Dalam navigasi darat tingkat lanjut, kita diharapkan dapat menyusun perencanaan jalur lintasan dalam sebuah medan perjalanan.


Sebagai contoh anda misalnya ingin pergi ke gunung Semeru, tapi dengan menggunakan jalur sendiri. Penyusunan jalur ini dibutuhkan kepekaan yang tinggi, dalam menafsirkan sebuah peta topografi, mengumpulkan data dan informasi dan mengolahnya sehingga anda dapat menyusun sebuah perencanaan perjalanan yang matang. Dalam proses perjalanan secara keseluruhan, mulai dari transportasi sampai pembiayaan, disini kita akan membahas khusus tentang perencanaan pembuatan medan lintasan.


Ada beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum anda memplot jalur lintasan. Pertama, anda harus membekali dulu kemampuan untuk membaca peta, kemampuan untuk menafsirkan tanda-tanda medan yang tertera di peta, dan kemampuan dasar navigasi darat lain seperti resection, intersection, azimuth back azimuth, pengetahuan tentang peta kompas, dan sebagainya, minimal sebagaimana yang tercantum dalam bagian sebelum ini. Kedua, selain informasi yang tertera dipeta, akan lebih membantu dalam perencanaan jika anda punya informasi tambahan lain tentang medan lintasan yang akan anda plot. Misalnya keterangan rekan yang pernah melewati medan tersebut, kondisi medan, vegetasi dan airnya. Semakin banyak informasi awal yang anda dapat, semakin matang rencana anda. Tentang jalurnya sendiri, ada beberapa macam jalur lintasan yang akan kita buat.


Pertama adalah tipe garis lurus, yakni jalur lintasan berupa garis yang ditarik lurus antara titik awal dan titik akhir.


Kedua, tipe garis lurus dengan titik belok, yakni jalur lintasan masih berupa garis lurus, tapi lebih fleksibel karena pada titik-titik tertentu kita berbelok dengan menyesuaian kondisi medan. Yang ketiga dengan guide/patokan tanda medan tertentu, misalnya guide punggungan/guide lembahan/guide sungai.


Jalur ini lebih fleksibel karena tidak lurus benar, tapi menyesuaikan kondisi medan, dengan tetap berpatokan tanda medan tertentu sebagai petokan pergerakannya.


Untuk membuat jalur lintasan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Usahakan titik awal dan titik akhir adalah tanda medan yang ekstrim, dan memungkinkan untuk resection dari titik-titik tersebut.
2. Titik awal harus mudah dicapai/gampang aksesnya
3. Disepanjang jalur lintasan harus ada tanda medan yang memadai untuk dijadikan sebagai patokan, sehingga dalam perjalanan nanti anda dapat menentukan posisi anda di peta sesering mungkin.
4. Dalam menentukan jalur lintasan, perhatikan kebutuhan air, kecepatan pergerakan vegetasi yang berada dijalur lintasan, serta kondisi medan lintasan. Anda harus bisa memperkirakan hari ke berapa akan menemukan air, hari ke berapa medannya berupa tanjakan terjal dan sebagainya.
5. Mengingat banyaknya faktor yang perlu diperhatikan, usahakan untuk selalu berdiskusi dengan regu atau dengan orang yang sudah pernah melewati jalur tersebut sehingga resiko bisa diminimalkan.


Penampang Lintasan Penampang lintasan adalah penggambaran secara proporsional bentuk jalur lintasan jika dilihat dari samping, dengan menggunakan garis kontur sebagai acuan.. Sebagaimana kita ketahui bahwa peta topografi yang dua dimensi, dan sudut pendangnya dari atas, agak sulit bagi kita untuk membayangkan bagaimana bentuk medan lintasan yang sebenarnya, terutama menyangkut ketinggian. Dalam kontur yang kerapatannya sedemikian rupa, bagaimana kira-kira bentuk di medan sebenarnya. Untuk memudahkan kita menggambarkan bentuk medan dari peta topografi yang ada, maka dibuatlah penampang lintasan.

Beberapa manfaat penampang lintasan :
1. Sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan perjalanan
2. Memudahkan kita untuk menggambarkan kondisi keterjalan dan kecuraman medan
3. Dapat mengetahui titik-titik ketinggian dan jarak dari tanda medan tertentu Untuk menyusun penampang lintasan biasanya menggunakan kertas milimeter block, guna menambah akurasi penerjemahan dari peta topografi ke penampang.

Langkah-langkah membuat penampang lintasan:
a. Siapkan peta yang sudah diplot, kertas milimeter blok, pensil mekanik/pensil biasa yang runcing, penggaris dan penghapus
b. Buatlah sumbu x, dan y. sumbu x mewakili jarak, dengan satuan rata-rata jarak dari lintasan yang anda buat. Misal meter atau kilometer. Sumbu y mewakili ketinggian, dengan satuan mdpl (meter diatas permukaan laut). Angkanya bisa dimulai dari titik terendah atau dibawahnya dan diakhiri titik tertinggi atau diatasnya.

Monday, July 28, 2008

Gunung Halimun


POstingan iek...

Lupa dari mana ngambilnya...
Wikipedia kaleeee...

Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH) berada di tengah Jawa bagian barat. Wilayah tersebut terletak di dalam 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Lebak. TNGH mempunyai wilayah seluas 40.000 ha dengan ketinggian pada 500-1929 meter di atas permukaan laut.

Sebagian besar hutan di TNGH berada pada ketinggian 1000-1400 m di atas permukaan laut. Jadi sebagian hutannyatipe sub-montane yang didominasi oleh pohon-pohon raksasa jenis rasamala (Altingia excelsa), puspa (Schima walichii) dan jati (Lithocarpus spp.). Puncak Gunung Halimun sendiri berada pada ketinggian 1.929 m di atas permukaan laut, sehingga selalu ditutupi oleh halimun (kabut, bahasa Sunda).
Taman Nasional Gunung Halimun diresmikan sebagai sebuah taman nasional pada tahun 1992. Taman Nasional ini adalah yang terbaik dan satu-satunya yang mempunyai hutan lengkap di Pulau Jawa. Hewan-hewan langka yang dapat dilihatdi TNGH adalah owa (Hylobates moloch), surili (Presbytis comata), macan tutu! (Panthera pardus), dan elang jawa (Spizaelus barteisi).
TNGH dapat dikunjungi oleh umum dengan meminta izin terlebih dahulu kepada:Balai Taman Nasional Gunung Halimun JIn. Raya Cipanas-Kecamatan Kabandungan Sukabumi Telepon : 266-621256 Fax : 266-621257 Surat : Kotak Pos 2, Parung Kuda Sukabumi 43157. Setelah kontak diperoleh pengunjung dapat meminta keterangan secara lengkap dari Balai TNGH mengenai: Tarif masuk, peraturan yang harus ditaati, barang-barang yang harus dibawa dan yang dilarang untuk dibawa, jalan masuk, fasilitas dll.

Untuk menuju Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH) dapat di tempuh dari tiga pintu masuk yakni dari sebelah utara Leuwijamang, dari sebelah timur Pangguyangan, atau dari Kabandungan dimana terdapat kantor pusat TNGH. Terdapat akomodasi berupa wisma tamu yang memang disediakan untuk pengunjung yang ingin berwisata ke taman nasional. Di samping itu ketiga pintu masuk tersebut dapat diakses mobil. Dari Jakarta menuju arah Sukabumi turun di Parungkuda yang terletak tiga kilometer sebelum Cibadak, Sukabumi. Di sini terpampang papan petunjuk Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH). Dari Parungkuda dilanjutkan ke Kabandungan, sejauh 30 kilometer, melalui jalan aspal mulus. Sepanjang perjalanan terdapat perkebunan kelapa, perkebunan teh, perkebunan rakyat, dan perkampungan. Dari terminal Parung Kuda terdapat kendaraan umum yang menuju Cipeuteuy. Setelah itu pengunjung harus menggunakan ojek sampai ke Cikaniki atau Citalahab.

Kabandungan ialah desa di mana kantor pusat TNGH berada, sekaligus merupakan salah satu pintu masuk ke taman nasional ini. Di kantor taman nasional ini kita dapat mengurus keperluan administrasi seperti tiket masuk dan sebagainya (bagi yang sudah melakukan reservasi, konfirmasikan kedatangan Anda). Namun, yang sangat penting adalah mendapatkan informasi yang sangat lengkap. Di kantor pusat Kabandungan, kita dapat melihat foto obyek yang ada di seluruh bagian taman nasional, maket tiga dimensi, dan juga video.Perjalanan dimulai menuju Cikaniki sejauh 18 kilometer ditempuh dengan mobil selama lebih kurang dua jam. Jalan aspal hanya sampai Cipeuteuy, karena seterusnya pengunjung harus harus melewati jaln berbatu. Pengunjung umum biasanya meneruskan perjalanan ke Citalahab yang tidak terlalu jauh dari Cikaniki. Di Citalahab tersedia "guest house" yang bisa digunakan oleh pengunjung, terdapat juga bumi perkemahan.

Cikaniki (950 meter dpl) adalah sebuah stasiun penelitian dan di tempat ini juga terdapat wisma tamu. Lokasinya di tengah hutan, namun dilengkapi fasilitas modern. Diawali dengan persawahan, jalan kemudian mendaki sedikit dan masuk hutan. Suasana berganti menjadi teduh, hijau, dan sejuk. Di dalam hutan ini kita melalui sebuah kawasan habitat owa jawa (Hylobates moloch), yaitu sejenis kera berwarna abu-abu yang sudah cukup langka saat ini. Dalam perjalanan ini kita akan menjumpai beberapa sungai kecil yang jernih airnya.Wisma tamu Cikaniki sendiri merupakan bangunan yang memiliki empat kamar tidur, satu dapur, serta kamar mandi. Di wisma ini juga disediakan sebuah ruang makan. Anda harus membawa bahan makanan sendiri. Untuk memasaknya bisa dimintakan kepada tukang masak yang ada. Adapun gas, peralatan masak dan peralatan makan sudah disediakan.
Selanjutnya kita dapat menengok Sungai Cikaniki yang indahnya luar biasa. Sungai kecil dengan air sangat jernih dan bebatuan alam. Keasliannya sangat terjaga. Nyaris tidak ada tanda-tanda sentuhan manusia. Kemudian kita dapat mengunjungi Curug Macan (dahulu merupakan salah satu habitat macan tutul Panthera pardus). Sebuah air terjun kecil yang juga sangat indah. Airnya berasal dari sebuah sungai yang berada di atas Sungai Cikaniki. Lokasi air terjun ini hanya sekitar 300 meter dari wisma tamu. TNGH memang terkenal menyimpan beragam air terjun yang indah. Beberapa yang lain di antaranya Air Terjun Piit, Walet, Cikudapaeh, Cihanjawar, Ciberang, dan Citangkolo.Kegiatan lain adalah canopy walk, yaitu berjalan di sebuah jalan atau jembatan yang melintas dari satu pohon ke pohon lainnya dengan ketinggian 30 meter dari permukaan tanah. Jalan ini terikat kawat baja ke batang-batang pohon besar yang telah berusia ratusan tahun. Jembatan ini agak berayun sedikit pada waktu kita berjalan. Cukup mendebarkan juga, tetapi tetap mengasyikkan. Dengan berada di atas kanopi, kita dapat menikmati pemandangan dengan perspektif berbeda. Mungkin sama dengan aneka satwa yang hidup di atas pohon. Canopy walk ini juga melintas di atas Sungai Cikaniki.Kegiatan menarik lainnya adalah berjalan masuk hutan. Untuk itu telah dibuat sebuah jalan setapak yang disebut loop trail, yang panjangnya 3,8 kilometer dan dilengkapi papan petunjuk serta shelter. Sepanjang loop trail ini, pengunjung dapat menikmati suasana hutan yang masih asli dengan beraneka makhluk hidup yang ada di dalamnya. Bila Anda beruntung, Anda bisa bertemu dengan owa jawa, kera berbulu abu-abu.Selanjutnya kita dapat pergi ke Kebun Teh Nirmala. Jaraknya hanya sekitar 500 meter dari wisma tamu. Di sini kita dapat menikmati pemandangan luas berupa hamparan hijaunya perkebunan teh serta gunung yang berada di taman nasional ini. Di samping pemandangan yang indah, Kebun Teh Nirmala ini juga baik untuk pengamatan elang jawa. Burung ini sudah cukup langka, namun masih relatif mudah dijumpai di TNGH. Terdapat sejenis jamur yang berpendar pada malam hari, seperti lampu hias. Sungguh indah dan luar biasa.
Perjalanan selanjutnya adalah menuju Gunung Botol. Dari Cikaniki atau dari Citalahab perjalanan dilanjutkan dengan melalui perkebunan Nirmala hingga di Pasir Banten. Dari Pasir Banten sampai ke Gunung Botol perjalanan harus dilakukan dengan jalan kaki.

Thursday, February 09, 2006

Ke
UJUNG GENTENG
Surade , Jampang Kulon
Jawa Barat


D1, “ jalan bareng “
Explore Indonesia pada tanggal 18 November 2005 lalu mengadakan perjalanan “ jalan bareng “ kelokasi eksotik di kawasan Ujung Genteng, yang jauhnya hanya 5 jam perjalanan dari Jakarta . Perjalanan melalui jalan tol bogor , keluar di pintu tol Ciawi, lalu menyusuri jalan ke kota Sukabumi, dan dari pertigaan Cibadak belok kekanan menuju kota Pelabuhan Ratu, kira kira 7 kilometer sebelum kota nelayan terbesar di jawa barat tersebut jalan belok kekiri melewati jembatan gantung besar menuju kota kecil Surade dekat kota Jampang Kulon, melewati hutan dan perkebunan teh.


Perjalanan malam
Meeting point kami di Gedung Sarinah Thamrin didepan Resto Bakmi GM, berangkat sekitar jam 19:00 langsung memasuki jalan Tol selepas kawasan Semanggi, tiba di Ujung Genteng sekitar jam 12 malam , kami langsung check in di Cottage Pak Ujang yang baru dan ber ac, karena explore Indonesia sudah berkali kali menggunakan fasilitas tersebut maka harga sewanya relatif lebih murah dari pada cottage cottage lainnya yang langsung menghadap pantai yang sangat membiru .
Kami yakin para peserta yang rata rata kerja kantoran mengalami kelelahan selama perjalanan, oleh sebab itu tanpa banyak bicara langsung tidur di kamarnya masing masing .


D2 , Air terjun Cikaso
Pagi hari Tour leader dari explore Indonesia : Mahrun , sudah membangunkan peserta untuk sarapan nasi goreng dari dapurnya pak Ujang, dan sekitar jam 8 pagi mobil dari explore Indonesia sudah bergerak perlahan menyusuri jalan batu di tepi pantai Ujung Genteng menuju Kawasan kota Surade , air terjun yang konon banyak sekali fotografer ke sana , yaitu Air terjun Cikaso. Perjalanan hanya memakan waktu ½ jam perjalanan dengan jalan lebih kecil menurun melalui perkampungan asri, dan tiba di pinggir sungai Cikaso.

Untuk menuju air terjun kesohor tersebut dilanjutkan dengan naik sampan bermotor berukuran kira kira 7 meter dan lebar 2 meter, berkapasitas sekitar 15 orang, sungai Cikaso sendiri adalah sungai yang cukup lebar dengan kiri kanan pepohonan lebat berbukit bukit sangat eksotis, airnya berwarna kehijauan cerah
, tenang namun indah luar biasa

Perjalanan menuju air tejun Cikaso hanya memakan waktu sekitar 10 menit dengan menggunakan sampan tersebut, memasuki pertigaan sungai yang lebih keci dimana airnya lebih jernih kehijauan, kemudian harus berjalan kaki sedikit, nampak dibalik pepohonan yang rimbun air terjun yang membuat peserta menjeri jerit dan langsung buka baju untuk mandi.


Muara sungai Cikaso

Nyaris 3 jam lebih para peserta berendam di air terjun Cikaso, padahal matahari berada tepat diufuk atas sana, mungkin karena perut mereka sudah keroncongan, mau tidak mau dengan enggan mereka beranjak juga, dan sampan pun bergerak lagi, tetapi dipertengahan jalan tukang sampan menawarkan perjalanan ke Muara, kami tidak menolak, dan perjalanan yang memakan waktu lebih dari 1 jam tersebut begitu menggembirakan, setibanya di Muara terlihat dengan jelas Laut selatan yang begitu menggelora, minum air kelapa dan makan pisang goreng di warung warung pinggir muara, lumayan untuk mengganjal perut, dan perjalanan kembali ketempat semula, jam sudah menunjukan sekitar pukul 15:00, kami pun makan sate kambing disalah satu warung makan di dekat terminal Surade .


Romantic Sunset Site

Pukul 5 sore mobil rombongan memasuki jalan berpasir kecil dan meliuk lliuk masuk perkampungan, melewati dua muara kecil untuk menyaksikan sunset di pantai Big Rock lokasi para turis surfing, dekat pantai Pangumbahan tempat lokasi penyu bertelor, sekali lagi para peserta menjeri jerit melihat lokasi pantainya yang indah luar biasa, sunyi tanpa orang, bersih tanpa sampah dan polusi dan merekapun kembali berenang ditepi pantai. Mahrunpun sibuk mengupas dan menyiapkan buah mangga, para pesertapun menyantapnya sambil menatap Sunset, sungguh indah, romantis dan tak terlupakan .


Santap Ikan Bakar di Pasar Nelayan Ujung Genteng

Sehabis mandi sekitar jam 19:00 malam kami menuju pasar Nelayan di Ujung Genteng , letaknya pun hanya berjarak 10 menit dengan mobil , Pasar tradisonal tersebut penuh dengan ikan segar segar , cumi, udang, lobster, Para peserta pun membeli secukupnya,

ditimbang lalu di bungkus dibawa ke warung warung bakar ikan didekatnya, kemudian dibumbui untuk di bakar ataupun di goreng mentega . Untuk menjadi matang memang membutuhkan kesabaran, tetapi begitu makanan datang kamipun menyantapnya tidak lebih dari 15 menit.

Penyu raksasa bertelur

Pantai Pangumbahan Ujung Genteng terkenal dengan lokasi penyu raksasa bertelur, tempatnya sangat ideal bagi penyu penyu raksasa berukuran bisa mencapai 2 meter lebih tsb. Apabila musim raya bertelur yang konon 10 tahun sekali, penyu penyu raksasa tersebut yang jumlahnya bisa mencapai ratusan bertelur di sepanjang pantai yang landai dan sangat cantik .

Penyu raksasa tersebut bertelur pada malam hari diatas sekitar jam 10 an malam, mereka jalan perlahan lahan timbul dari lautan, mengintip dan mengendap endap apakah ada gerakan gerakan dari manusia, apabila ada, jangan harap penyu tersebut naik kedarat, tetapi bila tidak ada orang, penyu tersebut mengendap endap ke daratan untuk menggali lubang, dan jangan salah, lama mereka menggali lubang bisa memakan waktu sekitar 1 jam, lalu yang ajaibnya apabila mereka bertelur penyu raksasa itu menangis mengeluarkan air mata

Peserta explore indonsia tiba di Pantai Pangumbahan sudah malam sekali, maklum sehabis makan mereka terlelap tidur, baru sekitar jam 12 an, kami bangun dan bergegas menuju lokasi Penyu bertelur tersebut, setelah melapor ke Penjaga yang perempuan seorang diri itu maka kami diantar ke pantai Pangumbahan dan disana kami ternganga karena melihat dengan jelas puluhan jejak penyu bertelur disepanjang pantai, kami sedikit terlambat namun kami tetap sabar penyu berikutnya yang hendak bertelur. Pernah suatu saat ada penyu keluar dari lautan, tetapi karena salah satu peserta dari kami berlari mendekati, maka penyu itupun kembali ke dalam lautan, akhirnya sekitar jam 1 malam baru kami mendapatkan penyu sedang menggali lubang , sungguh suatu pemandangan yang menajubkan .

D3 , Pantai Big Rock

Sebenarnya pagi hari ini adalah free time , dimana para peserta bisa bermalas malasan di cottage sambil menunggu makan siang lalu kembali ke Jakarta, tetapi yang dipilih para peserta adalah mandi di pantai Big Rock dan sepanjang pagi hari yang cerah tersebut merekapun ber sun bathing dan asik melihat para surfer berselancar di tepi pantai yang begitu indah, sehabis makan siang di pantai Pelabuhan ratu rombongan pun kembali menuju Jakarta , explorasi ke lokasi yang eksotis sungguh membuat para peserta sibuk mengatur tujuan liburan berikutnya nya, the next exotic destination .

refernsi from. milis

Ujung genteng

Ujung Genteng......,
Mungkin baru kali ini mendengar namanya, juga cukup lucu bila diartikan secara umum. Sebetulnya Ujung Genteng adalah daerah pesisir pantai selatan Jawa Barat, terletak ±210 Km dari kota Jakarta. Ujung Genteng masuk wilayah pemerintahan Kabupaten Sukabumi. Perkiraan perjalanan antara 5~6 jam dari Kota Jakarta, memang dirasakan sangat lama karena harus melalui kota kecil seperti Cicurug yang terkenal macet & juga Cibadak yang kotanya cukup ramai, lalu melalui jalan menanjak & berbelok-belok sepanjang ±13 Km, namun memiliki pemandangan yang indah di sisi kiri jalan, yaitu pesisir pantai palabuhan ratu yang terlihat jelas dari atas bukit Bagbagan. Baru nanti melewati kota kecil Kiara Dua lalu Jampang Kulon & terakhir Surade.
Keunikan pantai Ujung Genteng yaitu kita bisa menikmati matahari terbit juga matahari terbenam, mungkin sangat cocok bagi yang suka dengan Fotografi. Pantainya masih cukup bersih dengan khas pesisir pantai selatan yang terkenal bersih airnya. Dipesisir pantai tidak terdapat ombak karena sudah tertahan oleh beting karang yang berada sekitar 500m sebelum garis pantai. Pada saat pasang air laut memenuhi pantai dengan kedalam 0,5 ~ 1 meter, sangat cocok untuk berendam, bermain perahu karet, juga aktifitas lain seperti kolam luas dengan air yang berarus tenang.
Didaerah Ujung Genteng sendiri terdapat banyak tempat menarik, seperti melihat langsung penyu hijau (Chelonia Mydas) bertelur, menggali lubang untuk telurnya, menutup lubang untuk telurnya, juga anda bisa menyentuh penyu hijau tersebut. Ada juga lokasi dimana anda bisa berselancar yang menurut beberapa orang mancanegara merupakan tempat yang bagus karena masih bersih & ombaknya cukup menantang. Untuk yang suka memancing di Ujung Genteng merupakan tempat yang sering dikunjungi oleh para pemancing dari daerah lain yang menurut mereka ikannya lebih banyak & cukup bervariasi, Konon juga masih banyak ikan Marlinnya. Bagi yang suka dengan ketenangan bisa dirasakan di pantai Ujung Genteng ini, apalagi garis pantai yang panjangnya mencapai ±6 Km dan menghadap arah barat, begitu indah bila dinikmati pada saat matahari terbenam. Juga yang suka bertualang dengan kendaraan 4WD, Trail Bike & MTB didaerah Ujung Genteng tempatnya cukup menarik.
Mungkin itu sekilas gambaran mengenai daerah Ujung Genteng. Untuk lebih detail mengenai lokasi, transportasi, kondisi, akomodasi, obyek menarik & kumpulan foto.

My Blog List

Radithya Bintang Peterson

Radithya Bintang Peterson
Terlahir 1 April 2002 di Rumah Sakit Anissa Cikarang Bekasi, dengan berat 36 kg, panjang 50 cm, yang punya arti Anak yang menjadi Matahari Bintang dan Bulan yang menerangi sekitarnya

Andrew Gerrethz Peterson

Andrew Gerrethz Peterson
Terlahir 3 Oktober 2003 di Rumah Sakit Hosana medika Lippo Cikarang Bekasi, yang mempunyai Arti Anak lelaki yang dinantikan untuk menjadi pemimpin besar dan bercahaya seperti Bulan dimalam gelap untuk sekitarnya